Lekas Surut, Cinta
Ibu tutup pintu kamar
Hatiku mengembang, mataku berbinar
Binar yang hinggap namun tak ada disana
Yang senyumnya lebam
Yang jendela kamarnya berupa pelabuhan
Yang jari-jarinya selalu meragu, cintanya habis melengkung
Yang mereda, menanti pujaan jiwa dalam kesepian
Surut surut
Kapan cinta ini surut
Pergi pergi
Cukup sisa kan sepotong kain satin
Akan ku jahit dengan namamu sebagai benangnya, ruas jari-jarimu sebagai jarumnya, dan senyuman lebam mu sebagai kancingnya.
28 Agustus 2023, 23:22

Comments
Post a Comment